Bimbel Terbaik ESQ Bimbel Smartplus –
Penyebutan kata ‘murid’ dan ‘siswa’ nampaknya sepele, jika kita hanya
melihatnya sebagai sebuah kata sebutan bagi peserta didik kita. Tetapi tidak
bila kita menelusuri filosofi dari asal kata tersebut.
Kata ‘murid’ berasal dari serapan bahasa Arab yakni araada,
yuriidu, muriidan
yang maknanya kurang lebih, memiliki keinginan, berkehendak dan mempunyai
minat. Secara maknawi berarti seseorang yang memiliki keinginan yang kuat untuk
mengetahui sesuatu. Dari arti ini kita bisa mengambil pelajaran bahwa
keaktifan, inisiatif dan minat menjadi ruh dari kata ‘murid’.
Sedangkan kata siswa, patut diduga berasal dari bahasa Jawa.
Kata ini ada jauh sebelum berdirinya Taman Siswa oleh Ki Hajar Dewantara yang
dijuluki Bapak Pendidikan Indonesia. Siswa adalah orang yang menerima
pengajaran dari guru. Dengan ilmu otak-atik gathuk, mengotak-atik kata untuk mencari
kesesuaian. Siswa bisa berarti orang yang ingin wasis atau pintar. Sebetulnya
juga bermakna bagus, hanya saja saya berpikir kata ‘murid’ lebih berenergi
karena orang memiliki keinginan, minat, dan berusaha aktif.
Nah, lalu apa bedanya murid, siswa dan mahasiswa? Ini dia
ulasannya
Ketiga kata di atas sering kita dengar dalam percakapan kita
sehari-hari. Namun dalam penempatannya terkadang kita masih salah
menempatkannya. Padahal jelas sekali perbedaan antara murid, siswa, dan
mahasiswa. Saya jadi teringat ucapan Prof. Dr. Ana Suhaenah Soeparno, mantan
Rektor IKIP (Sekarang UNJ). Beliau pernah mengatakan dalam sebuah seminar di
perpustakaan UNJ, bahwa ada perbedaan yang paling prinsip antara murid, siswa,
dan mahasiswa. Murid dan siswa berada di sekolah, sedangkan mahasiswa berada di
perguruan tinggi. Murid adalah peserta didik yang bersekolah di sekolah TK dan
SD. Jadi anak TK dan anak SD berhak disebut murid TK dan murid SD. Sedangkan
Siswa adalah peserta didik yang bersekolah di jalur pendidikan SMP/SMA/SMK.
Mereka berhak disebut siswa SMP/SMA/SMK. Lalu bagaimana dengan mahasiswa?
Mahasiswa adalah peserta didik yang menuntut ilmu di perguruan tinggi. Ketika
siswa SMA/SMk lulus tes masuk perguruan tinggi dan telah registrasi, maka
mereka telah sah dipanggil dengan sebutan mahasiswa.
Banyak hal yang terkadang rancu kita temui. Banyak orang
yang mengatakan murid dan siswa itu sama. Padahal dalam proses pembelajarannya
jelas berbeda. Murid TK masuk dalam pendidikan anak usia dini, murid SD masuk
dalam pendidikan dasar, siswa smp masuk dalam pendidikan dasar lanjutan, dan
siswa SMA/SMK masuk dalam pendidikan menengah. Sedangkan mahasiswa masuk dalam
jalur pendidikan tinggi.
Persamaan murid, siswa, dan mahasiswa adalah mereka
sama-sama peserta didik yang berhak mendapatkan layanan pendidikan sesuai
dengan jenjang yang sedang ditempuhnya.
Murid SD dan TK adalah peserta didik yang benar-benar
mendapatkan bimbingan penuh dari seorang guru. Bisa juga dikatakan, murid TK
dan SD masih disuapin oleh gurunya dalam hal menuntut ilmu. Guru masih menjadi
primadona siswa, karena perannya yang sangat dibutuhkan.
Bagi siswa SMP/SMA/SMK, sedikit demi sedikit proses
pembelajaran telah beralih kepada sistem belajar siswa aktif. Paradigma lama
biasa disebut CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif) dan paradigma baru biasa desebut
PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan). Makanya tidak
ada istilah murid aktif, yang ada pembelajaran siswa aktif. Artinya, guru harus
mampu mengaktifkan para siswa untuk belajar secara mandiri. Guru harus bisa
menghidupkan suasana pembelajaran agar siswa dapat menemukan sendiri (inquiry)
gaya belajarnya. Namun, tetap saja kendali dan arahan ada pada guru.
Sedangkan bagi seorang mahasiswa, pembelajaran yang
diberikan lebih banyak kepada Pedagogi. Orang yang mengajar ereka biasa disebut
dosen. Pembelajaran yang dilakukan adalah pembelajaran orang dewasa. Mahasiswa
dianggap telah mampu untuk mengarahkan dirinya sendiri dalam menuntut ilmu.
Dosen hanya tinggal mengarahkan saja, apa yang harus dipelajarinya. Beban dosen
tidak seberat beban guru TK atau guru SD yang memng harus dengan sabar
mengajari mereka membaca dan menulis.
Itulah sedikit apa yang saya tahu tentang murid, siswa, dan
mahasiswa. Barangkali pembaca kompasiana ada yang bisa menambahkan.
REFERENSI
1. http://esqsmartplus.com/apa-bedanya-murid-siswa-dan-mahasiswa/
2. http://esqsmartplus.com/apa-bedanya-murid-siswa-dan-mahasiswa/#sthash.EnC3EGI3.dpuf
No comments:
Post a Comment